Informasi Detil Paper


Judul: Dampak Program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Pendapatan Petani melalui Daerah Klaster Hortikultura Bank Indonesia di Kota Ambon
Penulis: Meldyrian A. Pattiiha, M. Turukay, & W. B. Parera  || email: info@mx.unpatti.ac.id
Jurnal: Agrilan Vol. 3 no. 1 - hal. 19-34 Tahun 2015  [ Pertanian ]
Keywords:  Pemberdayaan, pendapatan, tanggung jawab sosial
Abstract: Bank Indonesia membuat program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menekan pertumbuhan inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan pangan, dalam bentuk daerah klaster hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pendapatan sebelum dan sesudah adanya program CSR dan pemberdayaan yang dilakukan dalam program CSR melalui daerah klaster hortikultura. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan untuk melihat pendapatan sebelum dan sesudah adanya program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani sebelum adanya program CSR pada kelompok tani di Desa Hutumuri, Desa Waiheru, Desa Passo dan Desa Rumah Tiga secara berturut-turut adalah sebesar Rp.23.035.000,-, Rp.128.133.334,-, Rp.120.368.000,-, dan Rp.8.935.224,- dan sesudah adanya program CSR pendapatan kelompok tani secara berturut-turut sebesar Rp.21.940.000,-, Rp.160.333.334,-, Rp.277.820.000,-, dan Rp.53.679.328,-. Model pemberdayaan yang dilakukan dalam program ini yakni Bank Indonesia berperan sebagai pemberi bantuan kepada kelompok tani yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan dan PT. West East Seed, dimana kedua instansi memiliki peran dalam melakukan pendampingan kepada kelompok tani di setiap daerah klaster hortikultura.
File PDF: Download fulltext PDF PDF

<<< Previous Record Next Record >>>